skip to Main Content

Install Microsoft SQL Server pada Raspberry Pi

March 8, 20236 minute read

Bagaimana cara melakukan proses instalasi Microsoft SQL Server pada Raspberry Pi ?

Microsoft SQL Server adalah suatu aplikasi database (pangkalan data) yang data melakukan proses pengolahan data. SQL Server merupakan software yang sering digunakan untuk melakukan manajemen data berbasis database relasional atau biasa disebut Relational Database Management System (RDBMS) yang dikembangkan oleh Microsoft.

SQL (Structured Query Language) digunakan untuk berkomunikasi dengan database. SQL menjadi salah satu skill yang diperlukan oleh berbagai profesi di industri data seperti Data Analyst, Data Scientist, Database Administrator, Data Engineer dan sebagainya. Skill satu ini memiliki beragam fungsi yang bisa membantu pekerjaan praktisi data. Beberapa sistem manajemen basis data relasional umum yang menggunakan SQL adalah Oracle, Sybase, Microsoft SQL Server, Access, Ingres dan sebagainya.

Salah satunya adalah Microsoft SQL Server. Software jenis RDBMS (Relational Database Management System) ini cukup sering digunakan penggunanya, karena pemakaiannya yang fleksibel dapat digunakan dari jenis laptop manapun ke jaringan server cloud dan lain-lain. Perkembangannya pun cukup menjanjikan mulai dari versi SQL Server 1.0 yang pertama dirilis dan hingga saat ini.

Di artikel kali ini, kita akan membahas tentang SQL Server, dimana pada artikel ini akan mencoba menjelaskan dan menjabarkan secara ringkas apa itu SQL Server, membahas fungsi SQL Server serta seperti apa kelebihan dan kekurangan software milik perusahaan Microsoft ini.

Pengertian SQL Server

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Microsoft SQL Server adalah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) yang dikembangkan oleh Microsoft. Sebagai aplikasi database server, SQL Server merupakan produk perangkat lunak yang bersifat client/server. Alasannya karena memiliki komponen client yang berfungsi menampilkan dan memanipulasi data, serta komponen server yang berfungsi menyimpan, memanggil, dan mengamankan database.

SQL Server menggunakan SQL sebagai bahasa utama dalam mengoperasikan database. SQL Server juga memiliki banyak edisi yang bisa digunakan sesuai kebutuhan, diantaranya:

EdisiFungsi
Parallel Data WarehouseMenggunakan metode Massively Parallel Processing (MPP) yang memungkinkan pengeksekusian query untuk dalam jumlah yang sangat banyak dengan cepat.
EnterpriseDigunakan dalam bisnis kritis kelas atas, skala besar, dan misi.
Business IntelligenceSerupa SQL Server Standard ditambah fitur Business Intelligence.
StandardSangat cocok untuk aplikasi tingkat menengah dan Data Mart. Termasuk untuk pelaporan dasar dan analitik.
ExpressDigunakan untuk aplikasi skala kecil dan gratis untuk digunakan.
CompactSQL server edisi gratis yang stand-alone, biasa digunakan untuk aplikasi mobile.
DeveloperSQL server untuk para developer, memiliki semua fitur namun tidak bisa digunakan pada sebuah server production.
WebDirancang untuk opsi total biaya kepemilikan yang rendah untuk host Web.
Microsoft Azure SQL DatabaseMemungkinkan untuk mengambangkan sebuah database aplikasi berbasis cloud

Fungsi Dalam SQL Server

Sebagai salah satu jenis server database, tentunya keberadaan Microsoft SQL Server ini memiliki fungsi yang vital dalam dunia management database. Sesuai dengan namanya software ini melakukan pengelolaan database dengan menggunakan query atau perintah SQL. Selain itu, SQL server juga digunakan sebagai alat built-in intelijen bisnis dan membantu dalam analisis dan pelaporan

Fungsi-fungsi ini juga sangat lekat dengan aktivitas dalam dunia pemrograman, oleh karenanya banyak developer atau programmer yang memakai Microsoft SQL Server. Meskipun tidak di semua bahasa pemrograman namun keberadaan Microsoft SQL Server juga sangat membantu dalam pengembangan program atau aplikasi yang menggunakan server database. Salah satu fitur lain yang dicari dari Microsoft SQL Server adalah kemampuannya dalam membuat mirroring dan clustering basis data.

Kelebihan SQL Server

SQL Server dapat digunakan pada OS Windows di segala versi mulai dari Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8 hingga Windows versi terbaru. Hal ini wajib karena mengingat SQL Server merupakan aplikasi yang dikembangkan sendiri oleh Microsoft.

SQL Server juga mendukung banyak sekali software database, yang menjadi keuntungan bagi penggunanya dalam mempermudah pekerjaan mengolah database. Pengguna dapat menggunakan software database apapun yang ingin digunakan, tanpa perlu khawatir tidak akan kompatibel dengan Microsoft SQL Server.

Salah satu fitur SQL Server yang sering digunakan oleh penggunanya, yaitu dapat membantu melakukan pembuatan dari clustering data. Clustering data ini merupakan salah satu hal yang dapat membantu mempermudah pekerjaan dari management basis data atau database, sehingga data-data yang akan diolah menggunakan Microsoft SQL Server ini akan menjadi lebih mudah untuk diimplementasikan, karena dapat terbagi menjadi beberapa cluster.

Kekurangan SQL Server

Selain memiliki kelebihan, SQL Server ternyata juga memiliki beberapa kekurangan.

Harga jual software miliki Microsoft ini memang terbilang tinggi dan mahal dibandingkan dengan software lainnya. Namun hal ini cukup wajar, melihat SQL Server merupakan salah satu software yang kompeten di bidang DBMS.

Kekurangan lainnya dilihat dari penggunaannya yang hanya dapat bekerja pada sistem operasi Windows. Bagi kamu yang menggunakan sistem operasi Mac, Linux maupun Ubuntu, tidak bisa menggunakan SQL Server karena aplikasi ini belum mendukung multi OS.

Langkah Instalasi

  • Lakukan Software Update dan Software Upgrade pada Raspberry Pi
    • sudo apt update && sudo apt upgrade
  • Download Docker dan jalankan perintah eksekusi nya
    • curl -fsSL https://get.docker.com -o get-docker.sh
  • Jalankan docker .sh yang sudah di download
    • sudo sh get-docker.sh
  • Pasang user mod untuk dapat mengakses docker dengan perintah sebagai berikut
    • sudo usermod -aG docker [user_name] CONTOH : sudo usermod -aG docker root
  • Cek terlebih dahulu, apakah docker Sudan terinstall dengan sempurna, cek dengen perintah di bawah :
    • docker version (atau) docker info
  • Test dengan menjalankan perintah hello world Dari docker dengan perintah sebagai berikut :
    • docker run hello-world

Untuk mendapatkan Raspberry Pi SQL Server, yaitu Azure SQL Edge, Anda perlu menggunakan Docker. Docker menarik dan menjalankan image container Azure SQL Edge dan menghubungkan image container dengan alat baris perintah Azure SQL edge (sqlcmd), membuat database pertama Anda untuk menjalankan kueri.

Sebelum menginstal Azure SQL Edge, miliki Raspberry Pi yang menjalankan Ubuntu dan atur Docker dengan benar.

untuk dapat melakukan instalasi Microsoft SQL Server Azure untuk Raspberry Pi, maka dibutuhkan pengambilan image docker microsoft sql server dengan perintah berikut

sudo docker pull mcr.microsoft.com/azure-sql-edge:latest

terdapat 2 jenis perintah yang digunakan untuk melakukan proses instalasi, yaitu :

Versi Developer (pengembang) (for developer edition)

sudo docker run --cap-add SYS_PTRACE -e 'ACCEPT_EULA=1' -e 'MSSQL_SA_PASSWORD=yourStrong(!)Password' -p 1433:1433 --name azuresqledge -d mcr.microsoft.com/azure-sql-edge

Versi Premium (produksi) (for premium edition)

sudo docker run --cap-add SYS_PTRACE -e 'ACCEPT_EULA=1' -e 'MSSQL_SA_PASSWORD=yourStrong(!)Password' -e 'MSSQL_PID=Premium' -p 1433:1433 --name azuresqledge -d mcr.microsoft.com/azure-sql-edge

cek container docker, pakah sudah MSSQL sudah terinstall dengan perintah berikut :

sudo docker ps -a

Jika di kolom status untuk azuresqledge Adalah up, maka MSSQL berjalan pada docker.

Koneksikan dengan MSSQL yang sudah di install pada raspberry pi dengan perintah berikut :

/opt/mssql-tools/bin/sqlcmd -S localhost -U SA -P "<YourNewStrong@Passw0rd>"

Atau dapat menggunakan Database Client lainnya seperti Dbeaver, Navicat, Toad For MSSQL, SQL Server Management Studio.

Selamat Mencoba dan Semoga Sukses.

Web Developer, Web Design, Web Builder, Project Manager, Business Analyst, .Net Developer

No Comments

This Post Has 0 Comments

Leave a Reply

Related Articles
Back To Top